{"id":2513,"date":"2023-01-07T12:00:00","date_gmt":"2023-01-07T17:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/myutmostforprd.wpenginepowered.com\/modern-classic\/intimate-with-jesus\/"},"modified":"2025-07-15T08:30:36","modified_gmt":"2025-07-15T01:30:36","slug":"intim-dengan-yesus","status":"publish","type":"modern-classic","link":"https:\/\/utmost.org\/id\/klasik-modern\/intim-dengan-yesus\/","title":{"rendered":"Intim dengan Yesus"},"content":{"rendered":"<p>Kata-kata Yesus kepada Filipus tidak diucapkan dengan nada mengkritik, atau bahkan terkejut. Kata-kata itu adalah sebuah undangan: Yesus ingin agar Filipus menjalin hubungan yang lebih intim dengan-Nya.<br \/>\nSebelum Pentakosta, para murid mengenal Yesus sebagai seseorang yang memberi mereka kuasa untuk menaklukkan setan dan memulai kebangunan rohani (<a href=\"https:\/\/www.biblegateway.com\/passage\/?search=Luke+10%3A18-20&#038;version=NIV\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Lukas 10:18-20<\/a>). Keintiman yang mereka rasakan dengannya sungguh luar biasa. Namun, ada keintiman yang lebih dekat yang akan datang. Yesus berkata, \"Aku telah menyebut kamu sahabat\" (<a href=\"https:\/\/www.biblegateway.com\/passage\/?search=John+15%3A15&#038;version=NIV\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Yohanes 15:15<\/a>). Persahabatan-persahabatan sejati-sangat jarang terjadi di dunia ini. Persahabatan melibatkan dua orang yang saling mengenali satu sama lain dalam pikiran, hati, dan roh. Persahabatan dengan Yesus adalah inti dari disiplin rohani, namun sering kali menjadi hal terakhir yang kita cari. Kita menerima berkat-berkat-Nya dan mengetahui firman-Nya, tetapi apakah kita mengenal-Nya?<br \/>\nYesus berkata, \"Demi kebaikanmu Aku pergi\" (<a href=\"https:\/\/www.biblegateway.com\/passage\/?search=John+16%3A7&#038;version=NIV\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">16:7<\/a>). Dia pergi agar Dia dapat memimpin teman-temannya ke tingkat dan tujuan yang lebih tinggi. Adalah sukacita bagi Yesus ketika kita mengikuti-Nya, ketika kita bergerak menuju keintiman yang lebih dekat dengan-Nya. Hasilnya adalah selalu kelimpahan: \"Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam kamu, kamu berbuah banyak\" (<a href=\"https:\/\/www.biblegateway.com\/passage\/?search=John+15%3A5&#038;version=NIV\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">15:5<\/a>).<br \/>\nKetika kita intim dengan Yesus, kita tidak pernah kesepian, tidak pernah membutuhkan simpati. Kita dapat memberi tanpa lelah, mencurahkan diri kita sendiri. Kesan yang kita tinggalkan bukanlah diri kita sendiri, melainkan kewarasan yang kuat dan tenang dari Tuhan kita, sebuah tanda bahwa jiwa kita telah sepenuhnya dipuaskan oleh-Nya.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jesus\u2019s words to Philip weren\u2019t said with criticism, or even with surprise. They were an invitation: Jesus wanted Philip to embrace a more intimate relationship with him. Before Pentecost, the disciples &#8230;<\/p>","protected":false},"featured_media":1758,"template":"","collection":[],"class_list":["post-2513","modern-classic","type-modern-classic","status-publish","has-post-thumbnail"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/modern-classic\/2513","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/modern-classic"}],"about":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/modern-classic"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/modern-classic\/2513\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1758"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2513"}],"wp:term":[{"taxonomy":"collection","embeddable":true,"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/collection?post=2513"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}