{"id":2544,"date":"2023-02-07T12:00:00","date_gmt":"2023-02-07T17:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/myutmostforprd.wpenginepowered.com\/modern-classic\/the-discipline-of-dejection\/"},"modified":"2025-07-15T08:30:42","modified_gmt":"2025-07-15T01:30:42","slug":"disiplin-kesedihan","status":"publish","type":"modern-classic","link":"https:\/\/utmost.org\/id\/modern-classic\/the-discipline-of-dejection\/","title":{"rendered":"Disiplin Penolakan"},"content":{"rendered":"<p>Kekecewaan yang diungkapkan para murid dalam ayat ini menunjukkan sebuah kebenaran yang penting: mungkin saja kita mendapatkan fakta-fakta yang benar dan mengambil kesimpulan yang salah. Para murid memiliki fakta-fakta yang benar tentang Yesus, tetapi mereka menjadi tidak sabar dan kecewa, menggantikan harapan yang cerah dengan harapan yang pupus dan perasaan bahwa Yesus telah mengecewakan mereka.<\/p>\n<p>Kekecewaan rohani selalu salah dan selalu merupakan kesalahan kita - bukan kesalahan Tuhan atau orang lain. Kekecewaan sering kali merupakan tanda penyakit fisik, dan secara rohani pun demikian. Kekecewaan rohani muncul dari salah satu dari dua sumber: apakah saya telah memuaskan hawa nafsu, atau tidak. Menginginkan sesuatu berarti berkata, \"Saya harus memilikinya sekarang juga.\" Nafsu rohani membuat kita datang kepada Allah dengan tuntutan, bukannya mencari Allah sendiri.<\/p>\n<p>Apa yang saya harapkan akan Tuhan lakukan? Apakah saya jengkel karena ini sudah \"hari ketiga\" dan Dia belum melakukannya? Sangat mudah untuk membayangkan bahwa perasaan saya dibenarkan; bukankah Allah telah berjanji untuk menjawab doa-doa saya (Matius 21:22)? Setiap kali saya mendapati diri saya beralasan seperti ini, <em>bersikeras<\/em> bahwa Tuhan menjawab doa, saya bisa yakin bahwa saya sudah keluar jalur.<\/p>\n<p>Kita mencari penglihatan dari surga, gempa bumi dan guntur yang \"membuktikan\" kuasa Allah, dan kita merasa sedih ketika kita tidak melihatnya. Kita tidak pernah bermimpi bahwa Allah ada di dalam diri orang-orang dan benda-benda di sekitar kita. Jika kita melakukan tugas yang paling dekat dengan kita, kita akan melihatnya. Salah satu penyingkapan yang paling menakjubkan terjadi ketika kita mengetahui bahwa di dalam hal-hal yang biasa kita lakukan itulah keilahian Yesus Kristus dinyatakan. Ketika kita memahami hal ini, kita dipenuhi dengan keajaiban, dan roh kekecewaan memudar.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>The disappointment the disciples express in this verse points to an important truth: it\u2019s possible to have the facts right and to come to the wrong conclusion. The disciples had the facts &#8230;<\/p>","protected":false},"featured_media":1820,"template":"","collection":[],"class_list":["post-2544","modern-classic","type-modern-classic","status-publish","has-post-thumbnail"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/modern-classic\/2544","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/modern-classic"}],"about":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/modern-classic"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/modern-classic\/2544\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1820"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2544"}],"wp:term":[{"taxonomy":"collection","embeddable":true,"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/collection?post=2544"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}