{"id":2545,"date":"2023-02-08T12:00:00","date_gmt":"2023-02-08T17:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/myutmostforprd.wpenginepowered.com\/modern-classic\/one-with-him\/"},"modified":"2025-07-15T08:30:42","modified_gmt":"2025-07-15T01:30:42","slug":"satu-dengan-dia","status":"publish","type":"modern-classic","link":"https:\/\/utmost.org\/id\/modern-classic\/one-with-him\/","title":{"rendered":"Satu dengan Dia"},"content":{"rendered":"<p>Ketika kita berdoa untuk dikuduskan, apakah kita berdoa untuk standar yang Paulus tetapkan di sini - \"terus menerus\"? Kita mengambil istilah <em>pengudusan<\/em> terlalu dangkal. Pengudusan berarti penyempitan yang intens terhadap kepentingan duniawi kita dan perluasan yang luar biasa dari kepentingan kita di dalam Tuhan. Ini berarti konsentrasi yang intens pada sudut pandang Allah - setiap kekuatan tubuh, jiwa, dan roh diikat dan dipelihara bagi-Nya. Apakah kita siap untuk membiarkan Tuhan melakukan pekerjaan-Nya di dalam kita? Dan ketika pekerjaan-Nya selesai, apakah kita siap untuk memisahkan diri kita sendiri, sebagaimana Yesus memisahkan diri-Nya?<\/p>\n<p>Allah ingin kita dikuduskan sepenuhnya. Alasan mengapa sebagian dari kita belum masuk ke dalam pengalaman pengudusan secara menyeluruh adalah karena kita belum memahami maknanya dari sudut pandang Allah: \"Aku menguduskan diri-Ku untuk mereka, supaya mereka juga benar-benar dikuduskan\" (Yohanes 17:19). Pengudusan berarti menjadi satu dengan Yesus, sehingga pola pikir yang memerintah Dia juga akan memerintah kita. Apakah kita siap dengan harga yang harus dibayar untuk itu? Itu akan mengorbankan segala sesuatu yang bukan berasal dari Allah di dalam diri kita.<\/p>\n<p>Terperangkap dalam ayunan doa Paulus, \"terus menerus\", berarti meminta Allah untuk menjadikan kita kudus sebagaimana Dia dapat menjadikan orang-orang berdosa diselamatkan oleh kasih karunia. Yesus berdoa agar kita dapat menjadi satu dengan-Nya sebagaimana Dia satu dengan Bapa (ay. 21). Jiwa yang dikuduskan memiliki satu ciri khas: kemiripan keluarga yang kuat dengan Yesus, kebebasan dari segala sesuatu yang tidak mirip dengan-Nya. Apakah kita siap untuk merangkul kebebasan ini dengan memisahkan diri kita sendiri? Apakah kita setuju untuk membiarkan Yesus menjadikan kita satu dengan-Nya, seperti Dia satu dengan Bapa?<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>When we pray to be sanctified, are we praying for the standard Paul sets here\u2014the \u201cthrough and through\u201d? We take the term sanctification much too superficially. Sanctification means an intense narrowing of &#8230;<\/p>","protected":false},"featured_media":1822,"template":"","collection":[41],"class_list":{"0":"post-2545","1":"modern-classic","2":"type-modern-classic","3":"status-publish","4":"has-post-thumbnail","6":"collection-prayer"},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/modern-classic\/2545","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/modern-classic"}],"about":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/modern-classic"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/modern-classic\/2545\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1822"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2545"}],"wp:term":[{"taxonomy":"collection","embeddable":true,"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/collection?post=2545"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}