{"id":5897,"date":"2023-04-01T12:00:00","date_gmt":"2023-04-01T16:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/myutmostforprd.wpenginepowered.com\/modern-classic\/heartlessness-versus-heartiness\/"},"modified":"2025-07-15T08:30:55","modified_gmt":"2025-07-15T01:30:55","slug":"tidak-berperasaan-versus-berperasaan","status":"publish","type":"modern-classic","link":"https:\/\/utmost.org\/id\/modern-classic\/heartlessness-versus-heartiness\/","title":{"rendered":"Tidak berperasaan versus tidak berperasaan"},"content":{"rendered":"<p>Apakah kita membutuhkan sesuatu yang lebih dari ayat-ayat ini untuk meyakinkan kita bahwa kita juga harus bersyafaat? Apakah kita hidup dalam hubungan yang penting dengan orang lain, melakukan pekerjaan syafaat bagi mereka di dalam doa sebagai anak-anak Allah yang diajar oleh Roh Kudus?<\/p>\n\n\n\n<p>Pertimbangkan keadaan Anda saat ini-rumah, bisnis, dan negara Anda. Pertimbangkan krisis yang sedang menimpa Anda dan orang-orang di sekitar Anda. Apakah beban-beban Anda sedang menghancurkan Anda? Apakah mereka membuat Anda tidak memiliki waktu untuk beribadah dan tidak memiliki waktu untuk berdoa bagi orang lain? Jika ya, ambillah jeda waktu. Bawa diri Anda ke dalam hubungan yang hidup dengan Tuhan sehingga hubungan Anda dengan orang lain dapat dipelihara melalui doa syafaat yang dengannya Tuhan melakukan keajaiban-keajaiban-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Seringkali kita menjadi begitu kewalahan dengan kesulitan dan kebutuhan orang-orang di sekitar kita sehingga kita lupa untuk beribadah dan bersyafaat. Allah terus-menerus memperkenalkan kita kepada orang-orang yang tidak memiliki kedekatan dengan kita, dan jika kita tidak memiliki kebiasaan untuk menyembah dan bersyafaat, hal yang paling alami untuk dilakukan adalah memperlakukan orang-orang ini dengan tidak berperasaan - untuk menusukkan sedikit ayat-ayat Kitab Suci kepada mereka, atau membuat sindiran yang basi dan tidak pribadi tentang Allah, dan pergi secepat mungkin.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita harus berhati-hati agar tidak mendahului Tuhan dalam kerinduan kita untuk melakukan kehendak-Nya. Kita berlari mendahului-Nya dalam seribu satu kegiatan, berusaha mengatasi beban dan tekanan dengan usaha kita sendiri, alih-alih membawanya langsung kepada-Nya. Jika kesulitan muncul dan kita tidak berada dalam kerangka berpikir penyembahan, hasilnya adalah kekerasan terhadap Tuhan, tidak berperasaan terhadap orang lain, dan keputusasaan di dalam jiwa kita.<br>\nOrang Kristen yang tidak berperasaan pasti sangat menyedihkan bagi Tuhan. Selaraskanlah diri Anda dengan Kristus Yesus dan Roh Kudus, dan mulailah berdoa syafaat seperti yang mereka lakukan, \"sesuai dengan kehendak Allah\" (Roma 8:27).<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Do we need anything beyond these verses to convince us that we, too, should intercede? Are we living in a vital relationship to others, doing the work of interceding for them in &#8230;<\/p>","protected":false},"featured_media":1920,"template":"","collection":[],"class_list":["post-5897","modern-classic","type-modern-classic","status-publish","has-post-thumbnail"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/modern-classic\/5897","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/modern-classic"}],"about":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/modern-classic"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/modern-classic\/5897\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1920"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5897"}],"wp:term":[{"taxonomy":"collection","embeddable":true,"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/collection?post=5897"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}