{"id":5924,"date":"2023-04-30T12:00:00","date_gmt":"2023-04-30T16:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/myutmostforprd.wpenginepowered.com\/modern-classic\/the-spontaneity-of-love\/"},"modified":"2025-07-15T08:31:03","modified_gmt":"2025-07-15T01:31:03","slug":"spontanitas-cinta","status":"publish","type":"modern-classic","link":"https:\/\/utmost.org\/id\/modern-classic\/the-spontaneity-of-love\/","title":{"rendered":"Spontanitas Cinta"},"content":{"rendered":"<p>Cinta tidak direncanakan. Kasih itu spontan, meledak dengan cara yang luar biasa. Pertimbangkan deskripsi Paulus tentang kasih: \"Kasih itu sabar, kasih itu murah hati. Kasih itu tidak cemburu, tidak memegahkan diri, tidak sombong. Kasih itu tidak mencemarkan nama baik orang lain, tidak mementingkan diri sendiri, tidak cepat marah, tidak menyimpan kesalahan\" (1 Korintus 13:4-5). Tidak ada yang perlu diperhitungkan dari jenis kasih yang Paulus gambarkan. Kasih itu gratis dan mudah, datang tanpa usaha sadar dari pihak kita. Ketika Roh Tuhan bekerja dalam diri kita, kita akan mencurahkan kasih-Nya secara spontan, hidup sesuai dengan standar Allah tanpa kita sadari.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan Tuhan di dalam diri kita, sifat sejati dari sebuah tindakan penuh kasih hanya dapat dilihat di belakang. Melihat kembali ke beberapa tindakan penuh kasih yang kita lakukan, kita kagum dengan apa yang kita rasakan pada saat itu: tidak mementingkan diri sendiri dan tanpa perhitungan. Itulah bukti bahwa kasih yang sesungguhnya ada di sana.<\/p>\n\n\n\n<p>Mencoba membuktikan kepada Tuhan betapa kita mengasihi Dia adalah tanda yang pasti bahwa kita tidak mengasihi Dia. Bukti bahwa kasih kita kepada-Nya adalah benar adalah bahwa kasih itu muncul secara alamiah, menggelegak tanpa kita minta atas perintah Roh Kudus. Itulah sebabnya kita tidak dapat melihat alasan kita sendiri untuk melakukan hal-hal tertentu yang penuh kasih: Roh Kudus di dalam hati kitalah yang melakukannya. Kita tidak dapat berkata, \"Sekarang saya akan selalu bersabar.\" Mata air kasih ada di dalam Allah, bukan di dalam diri kita. Mencari kasih Allah di dalam hati kita adalah hal yang mustahil jika kita belum dilahirkan kembali oleh Roh Kudus: Kasih Allah hanya ada di dalam Dia. \"Kasih Allah telah dicurahkan ke dalam hati kita oleh Roh Kudus, yang telah dikaruniakan-Nya kepada kita\" (Roma 5:5).<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Love is not premeditated. Love is spontaneous, bursting up in extraordinary ways. Consider Paul\u2019s description of love: \u201cLove is patient, love is kind. It does not envy, it does not boast, it &#8230;<\/p>","protected":false},"featured_media":1978,"template":"","collection":[],"class_list":["post-5924","modern-classic","type-modern-classic","status-publish","has-post-thumbnail"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/modern-classic\/5924","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/modern-classic"}],"about":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/modern-classic"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/modern-classic\/5924\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1978"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5924"}],"wp:term":[{"taxonomy":"collection","embeddable":true,"href":"https:\/\/utmost.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/collection?post=5924"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}